Merapikan Perizinan Usaha dalam Indonesia: Mudah ataupun Sulit?

posted on 15 Sep 2015 16:05 by pakarbisnisblog
Bagi sekitar besar masyarakat, bila mendengar janji pengasuh yang menyatakan birokrasi perizinan khususnya utk pelaku usaha hendak dipermudah dan terus disederhanakan, sepertinya ini hanya janji ranggi semata. Mungkin ini akan jadi nazar kampanye yang sering digaungkan tiap masa kampanye saja.

Dalam Republik tercinta tersebut, untuk memulai Biro jasa perijinan suatu usaha baru, anggaplah yang paling setia dan hukumnya terbuka yach badan usaha yang berbentuk Serikat dagang Terbatas (PT). Selama masa pengalaman penulis berlayar dibidang usaha, seorang diri dengan basis PT, nampaknya kecenderungan piagam pendirian PT wajib diperbarui setiap bengawan terbit Undang Perseroan Terbatas yang baru ataupun dengan diperbarui. Misalnya PT yang berdiri tahun 1996, wajib merupakan dengan UU PT terakhir - sebab pasal2 nya yang harus disesuaikan beserta perundang2an yang final.

Bagi PT secara sdh lengkap serta sdh disahkan pada DepkumHam pun tentu disesuaikan mengikuti UNDANG-UNDANG terakhir dan berlandaskan pengalaman, pengecekan dengan perantara beberapa biro jasa dan kantor Notaris di Jakarta, biaya untuk menyesuaikan akte plus pendaftaran proses pengesahan kembali pada DepkumHam serta diumumkan di Berita Semesta dan dicetak buku kecilnya - pada umumnya berkisar paling permulaan antara Rp 4, 5 Juta.

Oleh karena itu kalaupun tidak terjadi perubahan pemegang kontribusi, tidak terjadi regenerasi susunan pengurus, tapi ada UU PT yang baru, jadi PT yg lari tsb wajib tiru disesuaikan.



Lalu, gimana dengan mendirikan PT berbadan hukum secara baru sama sekali. Itu bergantung kelasnya. Kalau kelas kecil dengan modal dasar paling-paling Rp 500 Juta dan modal disetor Rp 200 Juta, biayanya sekitar Rp. 6Jutaan sudah tergolong biaya pengesahan dalam Depkumham, biaya pemuatan di Berita Negri dan cetak jurnal kecil. Prosesnya pula biar memakan waktu memalingkan cepat 45 perian sejak ditanda-tanganinya Akte pendirian di depan Notaris.

Tertarik dengan usulan teman bisnis dalam luar negeri, hamba mencoba mencari urit utk mendaftarkan timbangan badan usaha di negeri tetangga, Singapura. Singapura sengaja beta pilih karena berbagai alasan, mulai dari reses terbang yang cuma berkisar 1 beker 40 menit muncul banyak teman dalam negeri Singa itu. Juga hukum secara bersih dan ulet serta lingkungan yang serba tertib & teratur.

Penasaran mendengar biaya pendaftaran pembentukan badan usaha di SIngapura? Ternyata mengejutkan sekali. Seorang sahabat sudah mengecek di instansi terkait, biayanya hanya berkisar Sin$ 350 - Sin$ 400 saja sudah biasa lengkap semua. (Dengan kurs hari itu Sin$1 = Rp 6586, maka biayanya hanya berkisar Rp 2, 300, 000 - 2, 600, 000 an). Kecuali biaya yang sedikit sekali, persyaratan modal disetorpun tidak diatur oleh Pemerintahnya. Istilahnya: One dollar company pun okay, nama pseudonim mau setor Sin$ 1 pun pula oke.

Lalu meski lama izin jual beli dapat diselesaikan terlintas kita bisa sedari berbisnis di Singapura? Cuma 1 jam. Proses inkorporasi semuanya hingga izin rampung maksimal hanya membuang waktu 1 beker. Dan bisnis bersama nama perusahaan Anda sungguh bisa langsung dimanfaatkan. Memang, setelah itu kita wajib menyokong pajak dan melakukan pelaporan rutin minimal 1 tahun sungguh.

Comment

Comment:

Tweet